SEJARAH KITAB-KITAB SUCI



Judul buku: SEJARAH KITAB-KITAB SUCI
Penulis: Mukhlisin Purnomo, S.Th.I, M.Pd.I
Penerbit: Forum, Mantrijeron Yogyakarta
cetakan pertama 1 Des 2012
Tebal: 364 hal


mengupas sejarah-latar belakang-penerima-tujuan-isi daripada kitab-kitab agama Samawi: Taurat, Zabur, Injil, Al-Quran. Sbb:


  Taurat. Atau Torah berasal dari kata yurih yang berarti mengajarkan atau mengarahkan, yang kemudian oleh orang Arab disebut Taurat. Juga disebut Pentateukh atau ‘lima kitab’ yang merujuk pada lima kitab Musa: Kejadian (Genesis), Keluaran (Exodus), Imamat (Leviticus), Bilangan (Numbers) dan Ulangan (Deuteronomy). Namun selanjutnya Taurat digunakan untuk menyebut seluruh peraturan tertulis dan ajaran Yahudi seperti; Mishnah, Talmud, Midrash dan lainnya. Taurat diwahyukan kepada Musa, termasuk 10 perintah yang diterimanya di bukit Thursina yang ditulis oleh Musa pada laukh atau papan tablet kemudian menyimpannya dalam tabut. Taurat kemudian hilang dan dilupakan pasca pembantaian dan pembuangan Bani Israel ke Babel, lalu kembali ditulis oleh Uzair (Ezra). Namun generasi pasca Musa menghubahnya ayat per ayat, karena beberapa kepentingan seperti politik ketika Bani Israel terpecah pasca meninggalnya Sulaiman.


Zabur. Populer dengan nama Mazmur yang berarti ‘nyanyian’ atau ‘lagu pujian’ selaras dengan mukjizat suara merdu Nabi Daud. Zabur merupakan wahyu Allah yang diturunkan kepada Daud, dan tidak berisi hukum tersendiri dari Taurat, karena Daud pun menggunakan Taurat sebagai kitab hukum bagi Bani Israel. Zabur merupakan kidung dan kumpulan puji-pujian.


Injil. Berakar dari kata Yunani euanggelion, kemudian dipakai dalam lisan Arab menjadi Injil, yang berarti ‘Kabar Baik’, dalam bahasa Inggris disebut Gospel atau good news (kabar baik). Diturunkan kepada Nabi Isa As. Berisi tatacara ibadah dan hukum-hukum yang merubah sebagian Taurat. Orang Nasrani memiliki kitab Taurat, Injil dan risalah-risalah; Taurat disebut ‘perjanjian lama’ sedang Injil dan risalah disebut ‘perjanjian baru’, Injil perjanjian baru ditulis oleh murid-murid Nabi Isa, yakni: Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, dianggap sebagai Injil resmi. Selain keempat Injil tersebut ada juga Injil Barnabas, Tomas, Yudas, Filipus, Petrus, Maria Magdalena, Yakobus, Bartolomeus, Andreas, Matias, dll.



Lumayan detail, ditulis oleh Alumni Pesantren Krapyak dan lulusan IAIN (UIN) Ygyakarta.  



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »